Mencicipi Lezatnya Pecel Madiun

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERATravelers yang sering bepergian melalui jalur Yogjakarta-Solo-Surabaya pasti akan melewati Kota Madiun, yaitu sebuah kota yang terletak di 160 kilometer dari Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Kota Madiun mungkin telah sering kita dengar melalui berbagai media massa sebagai pusat industri kereta api di Indonesia. Selain itu, Lapangan Terbang Iswahyudi yang merupakan salah satu pangkalan utama Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) juga terletak di kota ini.

Mba RisaJika travelers kebetulan sedang transit atau melepas lelah sesudah berkendara antar kota, ada baiknya mencoba salah satu kuliner khas setempat, yaitu Pecel Madiun. Kuliner yang terdiri dari komposisi sayuran rebus, antara lain kecambah, kacang panjang, bunga turi, bayam dan beberapa jenis daun-daunan seperti daun ketela atau daun pepaya dan peyek plus topping bumbu kacang kental dan penuh cita rasa, memang merupakan salah satu menu legendaris warung dan depot makanan yang terdapat di hampir seluruh daerah di Jawa Timur (dan sebagian Jawa Tengah). Namun, ada satu hal yang membuat Pecel Madiun sedikit berbeda daripada pecel di tempat lain.

Perbedaan itu terletak pada penambahan daun kemangi sebagai pelengkap sayuran segar sebelum disiram dengan bumbu pecel. Kalau kamu kurang menyukai daun kemangi karena rasanya yang sedikit aneh, kami sarankan untuk mencobanya setelah dibubuhi bumbu pecel. Bumbu pecel khas Jawa Timur yang tajam mampu menyamarkan rasa daun kemangi, yang sebaiknya kamu konsumsi karena bermanfaat untuk mengatasi bau badan dan menurunkan kolesterol darah.

Aneka Pecel
Aneka Pecel

Sedangkan untuk bahan-bahan bumbu Pecel Madiun sama saja dengan bumbu pecel pada umumnya, yaitu kacang tanah sangrai, kencur, gula merah, asam jawa, garam cabai dan daun jeruk. Jika kamu tak punya waktu untuk mencoba membuat bumbu pecel sendiri, kamu bisa membeli bumbu pecel dalam bentuk yang siap pakai sehingga kamu tinggal menuangkan sedikit air untuk mengencerkannya. Warung yang menjual Pecel Madiun biasanya juga menjual bumbu pecel dengan harga terjangkau dan dua variasi rasa pedas atau tidak pedas.

Keunikan Pecel Madiun  lainnya adalah bahan pembungkus yang menggunakan daun pisang (dan bukannya kertas nasi sebagaimana digunakan oleh para pedagang makanan umumnya) serta dengan piring lidi ehmmm serasa eksotik. Penggunaan daun pisang bukan hanya akan menambah kelezatan rasa makanan, namun juga ramah lingkungan karena daun pisang sama seperti daun-daunan lainnya, jika telah kering akan diuraikan oleh tanah menjadi humus.

Lesehan memang Joss
Lesehan memang Joss

Nah bagi anda yang bukan Travellers ingin menikmati pecel madiun kemabng turi nggak usah khawatir, silahkan mampir saja ke Pondok Citra Saung Lesehan yang terletak di Jatiluhur, Jati Asih. Para commuter dari Cibubur atau Kota Wisata sudah gak asing karena setiap hari melewatinya. Ya warung pecel ini terletak di akses jalan utama pintu masuk Tol JORR Jati Asih. Warung pecel dengan konsep saung-saung diatas kolam ikan  dan rimbunya taman, tentu akan menambah betah anda dalam menikmati aneka kuliner Jawa Timuran, selain pecel juga tersedia rawon ireng, empal gepuk dan Ayam kalasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s