Kombucha, Teh Fermentasi Bersoda

Pecel dan es Kocha
Pecel dan es Kocha

Produk teh bersoda dapat kita temukan di supermarket. Namun, teh yang ini alami dan dipercaya menyehatkan. Namanya kombucha, berasal dari timur laut China. Seperti apa rasanya?

Kombucha berwarna cokelat seperti teh biasa. Namun, minuman ini diletakkan di botol kaca besar berpenutup kain. Di permukaan tehnya terdapat lempengan kenyal berwarna putih. Inilah kultur kombucha yang terdiri dari bakteri dan ragi.

Kultur tersebut memfermentasi teh hitam, sehingga kombucha memiliki gelembung-gelembung seperti soda. Selain teh hitam, teh hijau, teh putih, dan teh oolong juga bisa digunakan. Penggunaan teh tersebut juga menentukan kekuatan rasanya.

Bicara tentang rasa, banyak orang tak menyukai rasanya. Ada yang mendeskripsikannya seperti perpaduan champagne dan cuka apel berkarbonasi. Bahkan, orang yang menyukai cuka atau makanan dan minuman berfermentasipun bisa tak suka akan rasanya.

Meski tak enak, kombucha disebut-sebut memiliki berbagai khasiat kesehatan. Minuman ini diyakini bisa membuang racun dari tubuh, menguatkan sistem kekebalan tubuh, menyehatkan pencernaan dan fungsi hati, serta memperlambat proses penuaan.

Konon, kombucha juga bisa mengatasi kebotakan, insomnia, gangguan usus, rematik, dan sindrom kelelahan kronis. Bahkan, seperti dilansir The Daily Meal (13/11/13), kombucha juga bisa menyembuhkan AIDS dan kanker!

Namun, khasiat tersebut belum terbukti secara ilmiah. Diminum dingin lebih nikmat.

One thought on “Kombucha, Teh Fermentasi Bersoda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s